Sunday , 22 October 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Peluang Bisnis Usaha Mie Iga Kambing

Peluang Bisnis Usaha Mie Iga Kambing

Peluang Bisnis Usaha Mie Iga Kambing

Peluang Bisnis Usaha Mie Iga Kambing

Peluang Bisnis Usaha Mie Iga Kambing

Peluang Bisnis Usaha Mie Iga Kambing – Mie iga kambing adalah sajian makanan yang begitu banyak disukai oleh masyarakat. Mie iga kambing dibuat dengan menggunakan bahan utama mie yang dipadukan dengan iga kambing dan juga beberapa bumbu rempah serta pelengkap yang lain. Mie iga kambing dapat disajikan dengan 2 cara yang berbeda yaitudibuat dengan diberi kuah ataupun di sajikan tanpa kuah atau juga kering, namun semua itu adalah tergantung dengan selera Anda. Mie iga kambing mempunyai cita rasa yang begitu sangat nikmat dan juga lebih menggoda. Sajian makanan ini biasanya sering ditawarkan di berbagai macam rumah makan atau direstoran. Untuk harga jual dari olahan mie iga kambing ini juga sangat terjangkau maka tidak heran jika makanan ini cukup laris dan juga banyak diburu di masyarakat.

Olahan mie iga kambing ini memang sangat mudah dibuat dan juga bahan yang dibutuhkan juga mudah didapatkan dipasaran. Mie iga kambing juga bisa dijadikan sebagai makanan utama di dalam meja makan. Makanan ini adalah memang sangat nikmat disajikan kapanpun baik itu dibuat makan siang, lalu makan sore ataupun makan malam. Penyajiannya mie iga kambing ini akan terasa lebih lezat bila dinikmati di dalam keadaan yang masih hangat. Makanan ini memang mempunyai penggemar yang cukup banyak dikalangan masyarakat, karena cita rasa yang dipunyai. Melihat banyaknya kalangan masyarakat yang meminati dan juga memburu sajian mie iga kambing sampai membuat peluang bsinis usaha mie iga kambing cukup menguntungkan. Memilih menjalankan bisnis usaha mie iga kambing juga adalah suatu pilihan yang tepat, karena keuntungan yang bisa didapatkan juga lumayan besar sehingga patut untuk bisa diperhitungkan. Bisnis usaha mie iga kambing ini juga tergolong jenis bisnis usaha yang mudah dijalankan dan juga dikembangkan. Selain itu di dalam menjalani bisnis usaha dengan menawarkan menu mie iga kambing ini juga tidak membutuhkan modal yang begitu besar, sehingga dengan modal sedikit pun masih dapat melakukan bisnis usaha kuliner ini. Apabila Anda tertarik dengan peluang bisnis usaha diatas dan juga ingin mencoba menjalani bisnis usaha dengan menawarkan menu mie iga kambing ini, Anda pun juga harus memperhatikan cita rasa dari masakan yang Anda buat supaya dapat menghasilkan makanan yang lebih nikmat. Dengan membuat olahan makanan dengan cita rasa yang begitu lebih nikmat juga dapat menggait dan juga menarik minat dari para calon konsumen.

Analisa usaha mie iga kmbing

A. Investasi
1. Biaya untuk etalase atau gerobak = Rp. 1,314,200
2. Biaya untuk cobek = Rp. 132,500
3. Biaya untuk ulek = Rp. 127,500
4. Biaya untuk wadah = Rp. 110,100
5. Biaya untuk panci = Rp. 71,100
6. Biaya untuk wajan = Rp. 150,000
7. Biaya untuk spatula = Rp. 76,000
8. Biaya untuk kompor dan tabung gas = Rp. 282,000
9. Biaya untuk piring = Rp. 135,300
10. Biaya untuk sendok = Rp. 100,200
11. Biaya untuk garpu = Rp. 86,200
12. Biaya untuk meja = Rp. 127,500
13. Biaya untuk kursi = Rp. 113,800
14. Biaya untuk nampan dan serbet = Rp. 63,500
15. Biaya untuk peralatan tambahan lain = Rp. 69,100
Jumlah Investasi = Rp. 2,959,000

B. Biaya operasional per bulan
1. Biaya tetap = Rp. 763,235
2. Biaya untuk membeli iga kambing = Rp. 30,000 x 30 = Rp. 900,000
3. Biaya untuk membeli sawi = Rp. 7,000 x 30 = Rp. 210,000
4. Biaya untuk membeli mie telur = Rp. 17,000 x 30 = Rp. 510,000
5. Biaya untuk membeli bawang merah = Rp. 7,000 x 30 = Rp. 210,000
6. Biaya untuk membeli bawang putih = Rp. 7,000 x 30 = Rp. 210,000
7. Biaya untuk membeli rawit = Rp. 6,500 x 30 = Rp. 195,000
8. Biaya untuk membeli daun jeruk = Rp. 1,000 x 30 = Rp. 30,000
9. Biaya untuk membeli minyak goreng = Rp. 6,000 x 30 = Rp. 180,000
10. Biaya untuk membeli kecap manis = Rp. 6,000 x 30 = Rp. 180,000
11. Biaya untuk membeli garam = Rp. 1,500 x 30 = Rp. 45,000
12. Biaya untuk air = Rp. 4,000 x 30 = Rp. 120,000
13. Biaya untuk sewa tempat = Rp. 16,500 x 30 = Rp. 495,000
14. Biaya untuk listrik dan air = Rp. 16,100 x 30 = Rp. 483,000
Total biaya operasional = Rp. 4,468,000

C. Pendapatan
Pendapatan per bulan = 20 Porsi x Rp. 10,000 = Rp. 200,000
= 200,000 x 30 hr = Rp. 6,000,000

D. Keuntungan per bulan
Laba = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
= Rp. 6,000,000 – 4,468,000 = Rp. 1,532,000

E. Lama balik modal
Total Investasi atau Keuntungan = Rp. 2,959,000 : 1,532,000 = 2 bln

About mr ikbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates