Thursday , 17 August 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Peluang Usaha Krengsengan Babat

Peluang Usaha Krengsengan Babat

Peluang Usaha Krengsengan Babat

Peluang Usaha Krengsengan Babat

Peluang Usaha Krengsengan Babat

Peluang Usaha Krengsengan Babat – Babat merupakan bagian jeroan hewan yang bisa dikonsumsi seperti babat sapi dan juga babat kambing. Pada saat ini yang akan coba dibahas ialah olahan babat kambing. Babat kambing tentunya adalah jeroan hewan kambing. Babat kambing pada umumnya sering tidak dimanfaatkan padahal cita rasa dari babat kambing sangat enak bila diolah untuk bisa dijadikan makanan. Sebelum diolah aroma dari babat memang sangat bau sehingga akana sering dibuang dan juga dibiarkan begitu saja. Bagi Anda yang tidak menyukai yang namanya babat pastinya tidak akan mau untuk mengkonsumsinya. Padahal bila diolah untuk dijadikan sebagai makanan cita rasa babat kambing tidak akan kalah enaknya dengan bagian dari daging kambing. Kuliner makanan yang terbuat dari bahan baku babat kambing ini juga sangat banyak dan juga bagi Anda yang binggung untuk mengolah babat kambing untuk bisa dijadikan olahan makanan apa maka dapat mencoba membuatnya untuk bisa dijadikan sebagai krengsengan babat.

Krengsengan babat ialah olahan babat kambing yang dimasak dengan cara direbus sampai lunak dan juga empuk lalu ditambahkan dengan bumbu rempah sampai menghasilkan cita rasa yang begitu enak. Bagi Anda yang baru mencoba olahan krengsengan babat ini pastinya akan merasa ketagihan karena aroma dari babat sebelum diolah dan sesudah diolah sangat berbeda sekali. Sesudah diolah menjadi makanan aroma babat tersebut justru akan semakin menarik minat masyarakat untuk dapat mengkonsumsinya. Membuat krengsengan babat amat sangat mudah meskipun di dalam proses perebusan akan membutuhkan waktu yang begitu lumayan agak lama. Bila Anda ingin mencoba membuat krengsengan babat dengan cepat maka sebelumnya Anda harus benar – benar menyiapkan babat kambing yang telah direbus dan juga memiliki tekstur lunak serta empuk. Membuat krengasengan babat tidak hanya untuk yang namanya sajian di rumah saja namun juga bagi Anda yang belum mempunyai bisnis usaha dapat mencoba untuk menjalankan peluang bisnis usaha krengsengan babat.

Resep krengsengan babat

Bahan:
1. Air untuk melakukan proses memasak secukupnya
2. Petis udang 3 sendok makan
3. Babat kambing segar yang sudah dibersihkan 500 gr
4. Jahe yang sudah dimemarkan 5 cm
5. Air asam jawa 2 sendok makan
6. Gula merah 1 sendok makan
7. Kecap manis 4 sendok makan
8. Daun salam 5 lembar
9. Garam 1 sendok makan

Bumbu yang dihaluskan :
1. Jahe 3 cm
2. Merica bubuk 1/2 sendok teh
3. Cabe merah keriting 3 buah
4. Bawang merah 10 butir
5. Kemiri 5 butir
6. Bawang putih 5 siung
7. Cabe merah besar 3 buah

Cara membuat krengsengan babat :
1. Rebus babat di dalam air yang mendidih dengan jahe dan juga daun salam.
2. Tunggu sampai air rebusan menyusut dan juga babat menjadi empuk.
3. Angkat babat yang sudah direbus lalu dipotong kecil-kecil kira-kira 2 cm saja.
4. Sesudah babat empuk barulah dicampur dengan bumbu halus dan juga semua bumbu yang lainnya sambil diaduk rata.
5. Masukkan babat kedalam wajan kemudian tambahkan sedikit air.
6. Masak babat sampai benar-benar matang dan juga menjadi makanan yang enak.

Analisa usaha krengsengan babat

A. Investasi
1. Biaya untuk etalase = Rp. 1,300,000
2. Biaya untuk kompor dan gas = Rp. 325,000
3. Biaya untuk wajan = Rp. 90,000
4. Biaya untuk penggoreng Rp. 25,000
5. Biaya untuk panci = Rp. 90,000
6. Biaya untuk pengaduk Rp. 25,000
7. Biaya untuk wadah = Rp. 100,000
8. Biaya untuk cobek = Rp. 50,000
9. Biaya untuk ulekan = Rp. 25,000
10. Biaya untuk piring = Rp. 200,000
11. Biaya untuk sendok = Rp. 75,000
12. Biaya untuk garpu = Rp. 75,000
13. Biaya untuk pisau = Rp. 50,000
14. Biaya untuk meja dan kursi = Rp. 1,300,000
15. Biaya untuk peralatan tambahan = Rp. 50,000
Jumlah investasi = Rp. 3,780,000

B. Biaya operasional per bulan
1. Biaya tetap = Rp. 68,500
2. Biaya untuk air = Rp. 5,000 x 30 = Rp. 150,000
3. Biaya untuk petis udang = Rp. 10,000 x 30 = Rp. 300,000
4. Biaya untuk babat kambing = Rp. 75,000 x 30 = Rp. 2,250,000
5. Biaya untuk jahe = Rp. 5,000 x 30 = Rp. 150,000
6. Biaya untuk asam jawa = Rp. 3,000 x 30 = Rp. 90,000
7. Biaya untuk gula merah = Rp. 3,000 x 30 = Rp. 90,000
8. Biaya untuk kecap manis = Rp. 10,000 x 30 = Rp. 300,000
9. Biaya untuk daun salam = Rp. 3,000 x 30 = Rp. 90,000
10. Biaya untuk garam = Rp. 1,000 x 30 = Rp. 30,000
11. Biaya untuk merica bubuk = Rp. 3,000 x 30 = Rp. 90,000
12. Biaya untuk cabe merah keriting = Rp. 8,000 x 30 = Rp. 240,000
13. Biaya untuk bawang merah = Rp. 7,000 x 30 = Rp. 210,000
14. Biaya untuk kemiri = Rp. 3,000 x 30 = Rp. 90,000
15. Biaya untuk bawang putih = Rp. 7,000 x 30 = Rp. 210,000
16. Biaya untuk cabe merah besar = Rp. 8,000 x 30 = Rp. 240,000
Total biaya operasional = Rp. 4,598,500

C. Pendapatan per bulan  
Penjualan rata – rata = 20 Porsi     x Rp. 11,500 = Rp. 230,000
= Rp. 230,000 x 30 hr =     Rp. 6,900,000

D. Keuntungan per bulan   
Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
= Rp. 6,900,000 – 4,598,500 = Rp. 2,301,500

E. Lama balik modal   
Total investasi : keuntungan = Rp. 3,780,000 : 2,301,500 = 2 bln

About mr ikbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates