Saturday , 21 October 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Peluang Bisnis Steak Tempe

Peluang Bisnis Steak Tempe

Peluang Bisnis Steak Tempe

Peluang Bisnis Steak Tempe

Peluang Bisnis Steak Tempe

Peluang Bisnis Steak Tempe – Steak ialah olahan makanan yang sering dibuat dengan cara menggunakan bahan baku daging. Daging yang digunakan bisa bermacam-macam namun kebanyakan daging yang sering dipilih di dalam pembuatan steak ialah daging sapi dan juga daging ayam. Wajar saja bila harga steak daging sangat mahal karena bahan baku yang digunakan juga mempunyai harga yang lumayan mahal. Bagi Anda yang kesulitan menjangkau olahan steak maka bisa mencoba olahan steak tempe. Steak tempe ialah olahan steak yang dibuat dengan cara menggunakan bahan baku tempe. Supaya menambah kenikmatan dari steak tempe Anda bisa menambahkan bahan baku udang. Cita rasa yang dipunyai steak tempe juga tidak kalah enaknya dengan steak yang dibuat dengan cara menggunakan bahan baku daging. Harga steak tempe juga terbilang lebih terjangkau sehingga akan bisa mudah dijangkau oleh para masyarakat secara luas. Bagi Anda yang merasa penasaran mengenai cita rasa steak tempe bisa membuatnya di rumah loh! Pembuatan steak tempe sangat mudah sehingga Anda dapat mencoba membuatnya di dalam rumah. Selain itu bahan yang digunakan juga bisa diperoleh dengan harga yang terjangkau. Melihat kebutuhan modal yang diperlukan juga tidak dalam jumlah yang besar maka ini bisa menjadi kesempatan bisnis usaha yang bisa Anda jalani. Bila diperhatikan disekitar lokasi tempat tingal Anda pastinya belum banyak dari masyarakat yang menjalankan bisnis usaha steak tempe. Bisnis usaha makanan yang menyajikan menu steak tempe masih dapat dikatakan sebagai bisnis usaha baru yang harus Anda coba. Jika Anda perhatikan di lingkungan sekitar Adna banyak yang belum menjalankan bisnis usaha steak tempe maka potensi bisnis usaha steak tempe ini sangat akan menguntungkan untuk bisa coba Anda jalani.

Semakin banyak informasi bisnis usaha tentang olahan steak tempe maka akan bisa memudahkan Anda menjalankan bisnis usaha steak tempe. Selain pencarian informasi Anda juga perlu mencoba untuk memperhatikan beberapa hal penting seperti pencarian lokasi yang akan dijadikan sebagai tempat bisnis usaha. Pencarian lokasi memang dapat dilakukan dengan mudah namun bila Anda menginginkan sebuah bisnis usaha makanan yang berjalan lancar penentuan lokasi juga tidak dapat dilakukan dengan sembarangan. Anda harus berusaha untuk bisa mencari lokasi yang benar-benar tepat seperti misalnya lokasi yang strategis dan juga sering dilalui oleh masyarakat sehingga semua masyarakat akan bisa mengetahui bisnis usaha steak tempe yang Anda coba jalankan. Penentuan lokasi juga perlu memperhatikan segi persaingan bisnisnya. Bila di lokasi yang akan Anda coba gunakan belum banyak yang menjalankan bisnis usaha steak tempe maka anda akan lebih leluasa untuk dapat mengembangkan bisnis usaha steak tempe. Sebaliknya bila lokasi yang Anda pilih sudah atau telah ada beberapa pengusaha steak tempe lebih baik Anda mencoba mencari sebuah lokasi lain agar persiangan dari bisnis usaha steak tempe ini tidak akan semakin ketat. Di dalam menjalankan bisnis usaha steak tempe Anda juga perlu menyediakan lokasi yang begitu nyaman. Sebagai seorang pembisnis makanan Anda juga perlu bersikap ramah dan juga harus bisa menyajikan menu steak tempe yang enak.

Analisa usaha steak tempe

A. Investasi
1. Biaya untuk etalase = Rp. 1,300,000
2. Biaya untuk kompor dan gas = Rp. 300,000
3. Biaya untuk wajan = Rp. 100,000
4. Biaya untuk penggoreng = Rp. 25,000
5. Biaya untuk wadah = Rp. 100,000
6. Biaya untuk pemanggang = Rp. 250,000
7. Biaya untuk piring = Rp. 150,000
8. Biaya untuk sendok = Rp. 70,000
9. Biaya untuk garpu = Rp. 70,000
10. Biaya untuk pisau = Rp. 55,000
11. Biaya untuk meja dan kursi = Rp. 1,300,000
12. Biaya untuk peralatan tambahan = Rp. 100,000
Jumlah investasi = Rp. 3,820,000

B. Biaya operasional per bulan
1. Biaya tetap untuk penyusutan barang = Rp. 69,500
2. Biaya untuk pembelian bawang putih = Rp. 300,000
3. Biaya untuk pembelian tempe = Rp. 900,000
4. Biaya untuk pembelian udang = Rp. 600,000
5. Biaya untuk pembelian mentega = Rp. 300,000
6. Biaya untuk pembelian tepung maizena = Rp. 300,000
7. Biaya untuk pembelian lada putih = Rp. 90,000
8. Biaya untuk pembelian garam = Rp. 30,000
9. Biaya untuk pembelian gula pasir = Rp. 150,000
10. Biaya untuk pembelian bubuk pala = Rp. 90,000
11. Biaya untuk pembelian cabe merah = Rp. 240,000
12. Biaya untuk pembelian saus sambal = Rp. 450,000
13. Biaya untuk pembelian saus tomat = Rp. 450,000
14. Biaya untuk air = Rp. 150,000
15. Biaya untuk pembelian air lemon = Rp. 240,000
16. Biaya untuk pembelian daun ketumbar = Rp. 150,000
Total biaya operasional = Rp. 4,509,500

C. Pendapatan per bulan
Penjualan rata – rata =
= 25 Porsi x Rp. 9,000 = Rp. 225,000
= Rp. 225,000 x 30 hr = Rp. 6,750,000

D. Keuntungan per bulan
Laba = total pendapatan – total biaya operasional
= Rp. 6,750,000 – 4,509,500 = Rp. 2,240,500

E. Lama balik modal
Total investasi / keuntungan = Rp. 3,820,000 : 2,240,500 = 2 bln

About mr ikbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates