Wednesday , 28 June 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Faktor Penyebab Benjolan di Belakang Telinga

Faktor Penyebab Benjolan di Belakang Telinga

Faktor Penyebab Benjolan di Belakang Telinga

Faktor Penyebab Benjolan di Belakang Telinga

Faktor Penyebab Benjolan di Belakang Telinga

Faktor Penyebab Benjolan di Belakang Telinga – Di belakang telingan terkadang muncul benjolan yang biasanya akan menimbulkan akan disertai rasa sakit dimana memiliki ukuran yang akan semakin membesar. Benjolan di daerah belakang telinga merupakan sesuatu yang serius jika gejala yang menyertainya dengan terus – menerus dialami pada penderita.  Timbulnya benjolan baik dengan berukuran yang besar ataupun yang kecil tentu bisa sangat mengganggu aktifitas sehari – hari. Berikut ini merupakan penjelasan tentang faktor penyebab benjolan di belakang telinga diantaranya:

1. Kelenjar Getah Bening Membengkak
Kelenjar Nodes atau disebut dengan dari kelenjar getah bening adalah bagian dari suatu sistem kelenjar yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Salah satu faktor penyebab timbulnya benjolan di beberapa bagian tubuh yakni karena mengalami pembengkakan pada kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening dengan perannya untuk fungsi kekebalan tubuh serta untuk pertahanan terhadap adanya infeksi dapat mengalami kelelahan dalam melakukan operasinya. Efek akibat kelenjar getah bening yang mengalami lemah merupakan timbulnya benjolan dengan ukuran sebesar biji jagung ataupun sebesar kelereng yang ada di beberapa bagian tubuh misalnya telinga, lengan, leher, paha, dan lain sebagainya.
Pembengkakan terhadap kelenjar getah bening yang ada di daerah leher biasanya adalah suatu tanda mengalami peradangan, infeksi, ataupun sejenisnya yang akan terjadi di area kepala dan juga leher. Beberapa penyebab lain timbulnya benjolan getah bening yakni penyakit cacar air, karena sinusitis, atau karena virus campak. Gejala lain yang akan menyertai keadaan yakni penderita akan mengalami demam, dan cepat lelah.

2. Mastoidistis
Mastoidistis merupakan jenis infeksi yang akan terjadi di bagian tulang mastoid. Tulang mastoid letaknya di telinga bagian belakang. Faktor penyebab infeksi mastoid yakni terdapat infeksi di bagian tulang tengah yang pada akhirnya akan menyebar ke bagian tulang mastoid. Dimana penyebaran infeksi ini akan berlanjut dengan mengalami peradangan dan mengalami kerusakan structural yang timbul adanya benjolan di daerah tulang. Selain adanya benjolan, gejala lain akan mengalami nyeri di telinga, mengalami ruam kemerahan, dan terjadi pembengkakan. Benjolan juga dapat menimbulkan demam, dan terjadinya perubahan hormonal misalnya lekas emosi serta sakit kepala, kadang gejala akan disertai mengalami gangguan pendengaran.

3. Jerawat
Jerawat yang timbul di belakang telinga tentunya akan berbeda dengan jenis dengan yang pada umumnya. Jerawat yang tumbuh di bagian belakang telinga atau disebut dengan nodul kecil ataupun papula. Jerawat nodul yang timbul di bagian belakang telinga mempunyai ciri yang mirip dengan jerawat pada wajah. Timbulnya nodul atau papula ini diakibatkan adanya suatu perubahan hormonal, atau akibat stres dan beberapa kasus akibat kecenderungan genetik. Selain itu karena bakteri Staphylococcus.

4. Adanya Kista
Adanya bintik hitam yang disertai dengan adanya cairan nanah, dengan demikian kemungkinan benjolan adalah jenis kista. Pada umumnya Kista Sebacea merupakan jenis kista yang timbul di bagian telinga. Kista terjadi ini disebabkan adanya penyumbatan di kelenjar sebaceous yakni suatu kelenjar yang menghasilkan minyak pada kulit. Selain karena penyumbatan, kista sebacea disebabkan karena penimbunan lemak ataupun sebum di bagian tersebut.

5. Abses
Abses akan terjadi di bagian telinga apabila di bagian ini terjadi infeksi akibat peradangan. Abses sejenis kantung abnormal dengan berisi cairan nanah serta akan menimbulkan benjolan pada telinga bagian belakang.

6. Tumor Jinak
Tumor merupakan suatu kondisi yang dijumpai suatu benjolan yang ada di telinga bagian belakang. Di telinga bagian belakang kemungkinan merupakan area tulang mastoid, kelenjar ludah, atau kolesteatoma. Area ini akan rentan mengalami pertumbuhan tumor jinak.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates