Wednesday , 16 August 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Tips Mengatasi Cegukan pada saat Puasa

Tips Mengatasi Cegukan pada saat Puasa

Tips Mengatasi Cegukan pada saat Puasa

Tips Mengatasi Cegukan pada saat Puasa

Tips Mengatasi Cegukan pada saat Puasa

Tips Mengatasi Cegukan pada saat Puasa – Cegukan merupakan suatu kondisi yang cukup menggangu dan akan membuat seseang menjadi tidak nyaman. Jika biasanya cegukan bisa diatasi dengan minum air putih dengan lebih banyak, namun pada saat sedang menjalankan puasa serta mengalami cegukan, maka tidak bisa minum air putih. Apabila tidak sedang makan atau tidak sedang minum, maka cegukan terjadi bisa diakibatkan oleh perut yang mengalami kembung, rasa stres, dan karena merokok. Berikut merupakan tips mengatasi cegukan pada saat berpuasa:

1. Menahan Napas Singkat
Dengan menahan nafas pada saat cegukan dan sedang berpuasa, paling tidak 10 detik dapat mengatasi kondisi cegukan. Kemudian bernapaslah seperti biasanya dan apabila masih cegukan maka ulangi untuk menahan nafas lagi, hingga cegukan sampai berhenti.

2. Sengaja Batuk
Lakukan dengan sengaja batuk dan menghitungnya berapa detik jarak dengan cegukan. Sebelum cegukan yang selanjutnya, dan masih terasa cegukan maka bisa batuk dengan sekeras mungkin. Jika perlu, ulangilah langkah ini sampai 4 kali.

3. Menggunakan Minyak Putih
Gunakalah minyak kayu putih pada saat cegukan, dengan cara mengoleskannya pada bagian leher hingga bagian perut agar organ dalam bisa berfungsi kembali secara normal.

4. Meletakkan Jari ke Langit-langit Mulut
Cegukan pada saat menjalankan puasa cukup merepotkan, apabila ke dua cara di atas kurang efektif, maka dapat melakukan dengan meletakkan jari ke bagian langit – langit mulut. Berikan pijatan dengan lembut di daerah tersebut yang sudah diyakini cukup efektif untuk menghentikan cegukan.

5. Menelan Air Liur
Air liur dapat menjadi pengganti air untuk mengatasi cegukan, yang dilakukan sambil tahan napas yang diselingi dengan menelan air liur.

6. Meregangkan Diafragma
Lakukan dengan meregangkan diafragma, dengan mengambil nafas secara dalam – dalam dan pelan – pelan sampai tidak sanggup lagi. Rasakan nafas diperpanjang hingga ke bawah menuju perut serta regangkan diafragma agar cegukan cepat berhenti. Untuk melakukan cara ini, tahan nafas harus lebih lama, yakni selama 30 detik sebelum membuangnya dengan perlahan mengosongkan paru – paru. Dan ulangi paling tidak hingga 5 kali.

7. Menggunakan Telinga dan Lidah
Hirup serta hembuskan nafas dengan perlahan di awal kemudian lanjutkan dengan mendorongnya sebanyak mungkin udara yang keluar pada saat membuang nafas. Tarik nafas kembali yang disertai dengan lidah dijulurkan. Nafas kemudian ditahan dengan ke dua jari telunjuk masing – masing tangan yang menutup bagian lubang telinga dengan durasi waktu selama 40 detik, kemudian baru buang nafas secara pelan – pelan.

8. Simulasi Pernapasan
Untuk melakukan cara ini, maka harus mengambil nafas dengan dalam – dalam serta kemudian menahannya, sementara untuk tetap menjaga mulut serta hidung agar tetap tertutup. Mulailah dengan melakukan gerakan diafragma seperti pada saat mengambil serta membuang nafas dengan cepat. Ulangi langkah ini jika cegukan masih terjadi.

9. Tutup Hidung, Telinga dan Mata
Letakkanlah ke dua jempol tangan pada flap kecil yang terdapat di bagian depan saluran telinga, kemudian tekanlah ke dalam agar dapat menutup kanal. Lalu ke dua jari kelingking dapat menutup hidung dari dua sisi juga, kemudian tutuplah mata. Ambil nafas secara dalam – dalam yang baru dapat ditahan selama mampu, cegukan dapat hilang secara mudah.

10. Bersendawa
Tentu cara ini merupakan cara yang sangat aman untuk yang sedang menjalankan puasa sebab hanya dengan menelan udara dengan sebanyak mungkin hingga bersendawa. Cegukan seharusnya bisa berhenti pada saat sudah berhasil bersendawa.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates