Tuesday , 26 September 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Makanan Yang Perlu Dianjurkan Dan Dihindari Ketika Menjalani Bulan Ramadhan

Makanan Yang Perlu Dianjurkan Dan Dihindari Ketika Menjalani Bulan Ramadhan

Makanan Yang Perlu Dianjurkan Dan Dihindari Ketika Menjalani Bulan Ramadhan

Makanan Yang Perlu Dianjurkan Dan Dihindari Ketika Menjalani Bulan Ramadhan

Makanan Yang Perlu Dianjurkan Dan Dihindari Ketika Menjalani Bulan Ramadhan

Makanan Yang Perlu Dianjurkan Dan Dihindari Ketika Menjalani Bulan Ramadhan – Bulan Ramadhan telah memasuki pertengahan. Banyak dari kita yang melakukan ibadah hingga lupa dengan pola makan. Hal itu disebabkan karena kita merasa rindu dengan makanan enak yang kita sukai walaupun nyatanya kurang baik bagi kesehatan kita di bulan puasa ini. Ada banyak anjuran makanan sesuai sunnah untuk sahur dan berbuka. Namun tak jarang makanan tersebut sukar ditemui di negara kita. Seperti cuka apel misalnya. Lalu apa saja makanan yang harus kita konsumsi dan jauhi ketika bulan puasa? Mari simak penjelasan mengenai beberapa makanan yang dianjurkan dan mesti dihindari di bulan Ramadhan.

1.Makanan Yang Dianjurkan :

a.Berbagai Biji-bijian
Biji-bijian kita kenal kaya akan serat yang berperan membantu sistem pencernaan dan membersihkan saluran pencernaan. Mengkonsumsi biji-bijian saat sahur juga memberi efek perut terasa kenyang lebih lama. Protein yang terkandung dalam biji-bijian juga penting untuk memperbaiki jaringan tubuh Anda. Protein juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Jadi tubuh kita tidak akan gampang sakit selama puasa.
Konsumsi biji-bijian yang cukup ketika sahur juga membuat tubuh berenergi. Karena kandungan vitamin B bisa meningkatkan metabolisme tubuh. Biji-bijian yang dapat dikonsumsi saat sahur yakni, kedelai, kacang tanah, kacang polong dan lain-lain.

b.Kurma
Walaupun kurma seringkali dianjurkan untuk menu saat berbuka, nyatanya ia juga baik untuk sahur. Menurut penelitian, kurma memiliki kandungan tiga jenis zat gula yakni glukosa, sukrosa, dan fruktosa. Glukosa berfungsi untuk meningkatkan kadar gula dalam darah. Sedangkan fruktosa dan sukrosa berperan untuk menjaganya agar tetap stabil. Selain itu, kurma juga memiliki kandungan yang kaya akan serat. Ada baiknya jika anda menyelipkan paling tidak tiga butir kurma untuk makan sahur maupun berbuka.

c.Sayur Mayur Dan Buah-Buahan
Pilihan menu makan sahur yang baik mesti memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi kita sehari-hari. Juga jangan lupa kebutuhan cairan dan elektrolit harus dipenuhi. Sayur mayur dan buah-buahan menjadi menu yang wajib ada saat sahur. Sayur dan buah sangat kaya akan serat, vitamin, kalsium dan mineral yang diperlukan oleh tubuh. Sebisa mungkin, pilihlah sayuran dengan kadar air tinggi. Misalnya saja, sayuran yang diolah menjadi sop. Buah pula demikian. Pilihlah buah dengan kadar air yang tinggi misalnya melon, apel dan semangka. Namun ingat, jangan terlalu banyak mengkonsumsi buah dengan rasa terlalu asam, apalagi perut masih dalam keadaan kosong ketika waktu berbuka.

d.Beras Merah
Setelah sahur, tubuh kita tidak menerima lagi asupan nutrisi apapun selama kurang lebih 14 jam. Perut hanya akan terisi ketika tiba waktunya berbuka. Sehingga sangat penting untuk menyantap makanan yang lebih lambat dicerna oleh tubuh. Dengan kata lain, makanan yang mampu membuat perut terasa kenyang sepanjang hari. Sebaiknya, konsumsi makanan yang biasanya mengandung karbohidrat kompleks. Yakni salah satunya beras merah. Biasanya, orang Indonesia cenderung memilih beras putih sebagai sumber karbohidrat utama. Tetapi selama bulan ramadhan, ada baiknya mengkombinasikan konsumsi beras putih dengan beras merah.
Beras merah mengandung karbohidrat kompleks, yakni karbohidrat yang memiliki struktur kimia yang sangat rumit. Proses pemecahan dan penyerapannya perlu banyak waktu, dibandingkan dengan karbohidrat sederhana. Dengan cara mengkonsumsi karbohidrat kompleks ini, pengolahan karbohidrat menjadi sumber energi akan memakan waktu lebih lama. Hal ini membuat tubuh kita dapat bertahan berjam-jam tanpa asupan nutrisi.

f.Daging
Tak ada salahnya jika kita menambahkan daging dalam menu saat sahur. Daging dapat membantu mencukupi kebutuhan protein dalam tubuh. Protein juga digunakan dalam proses metabolisme guna menghasilkan energi. Tetapi, jangan terlalu banyak juga mengkonsumsi daging saat sahur. Ketika berpuasa, asupan cairan dalam tubuh akan berkurang. Sehingga kadar oksigen dalam mulut berkurang. Protein yang bersumber dari daging dapat berubah menjadi asam amino. Bakteri yang ada dalam mulut akan memecah asam amino sehingga menyebabkan mulut berbau tidak sedap.

2.Asupan Makanan Yang Perlu Kita Hindari

a.Makanan Yang Terlalu Manis
Makanan yang mengandung gula merupakan makanan yang tinggi akan kalori dan rendah nutrisi atau gizi. Tak masalah jika mengkonsumsi beberapa jenis makanan ini. Namun yang perlu dihindari adalah makanan yang terlalu manis atau memiliki kandungan gula yang berlebih. Konsumsi makanan yang terlalu manis ketika sahur hanya akan membuat anda merasa cepat haus dan perut akan terasa kembung.

b.Kafein
Kebiasaan meminum kopi mungkin harus dihilangkan sejenak. Terlalu banyak mengkonsumsi kafein saat sahur dapat membuat tubuh dehidrasi dan lemas. Sebaiknya, hindari meminum kopi atau berbagai jenis minuman bersoda saat sahur.

c.Gorengan
Menjadi makanan yang sangat digemari di Indonesia, juga cepat dan praktis untuk dibuat. Membuat gorengan sangat dinanti untuk setiap kalangan masyarakat. Namun sebaiknya hindari dulu memakan gorengan untuk menu sahur. Proses pencernaan gorengan perlu waktu dan energi yang cukup besar. Sehingga belum sampai berbuka, tubuh kita akan terasa lemas. Selain itu, gorengan membuat anda merasa cepat haus juga perut kembung.

Sekian beberapa makanan yang dapat disantap dan dihindari selama anda menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan. Semoga bermanfaat bagi kesehatan kita semua.

About Fajar33

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates