Saturday , 21 October 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Peluang Bisnis Usaha Roti Isi Kelapa

Peluang Bisnis Usaha Roti Isi Kelapa

Peluang Bisnis Usaha Roti Isi Kelapa

Peluang Bisnis Usaha Roti Isi Kelapa

Peluang Bisnis Usaha Roti Isi Kelapa

Peluang Bisnis Usaha Roti Isi Kelapa – Roti isi kelapa adalah salah satu jajanan yang memang banyak digemari oleh semua orang. Roti isi kelapa mempunyai rasa yang begitu manis dan juga sedikit lebih gurih. Tektsurnya yang begitu renyah dan juga empuk sehingga mampu atau bisa membuat makanan ini banyak disukai oleh semua orang. Sering kali kita bisa menemukan dengan sajian roti isi kelapa di dalam toko-toko sampai di dalam supermarket. Biasanya roti isi kelapa ini memang sering dibuat sebagai camilan pada saat bersantai bersama dengan keluarga di dalam rumah. Selain dibuat camilan, roti ini juga memang sering dijadikan sebagai jajanan di dalam beberapa acara baik itu adalah acara resmi ataupun acara non resmi. Banyaknya kalangan masyarakat yang menggunakan roti isi kelapa sebagai beberapa keperluan sampai bisa membuat jenis roti isi kelapa ini banyak diburu dan juga diminati oelh masyarakat. Roti isi kelapa ini memang amat sangat banyak disukai oleh semua orang, baik mulai dari mulai anak – nak sampai orang tua pun juga menyukai roti ini. Tingginya permintaan dari masyarakat akan sajian dari roti isi kelapa sampai bisa membuat kue ini bisa dimanfaatkan sebagai sebuah kegiatan bisnis usaha. Olahan roti isi kelapa ini memang mempunyai potensi bisnis usaha yang masih cerah sehingga peluang bisnis usahanya patut untuk dapat diperhitungkan. Peluang bisnis usaha roti isi kelapa ini memang masih terbuka sangat lebar bagi siapa saja yang benar – benar ingin menerjuni bisnis usaha ini. Dengan menjalankan bisnis usaha roti isi kelapa ini juga bisa atau mampu mendatangkan keuntungan yang memang sangat besar untuk Anda. Bisnis usaha roti isi kelapa memang amat tergolong sebagai bisnis usaha yang sangat mudah dijalankan serta dikembangkan. Pengolahan roti isi kelapa sendiri memang amat terbilang sangat amat mudah dan juga bahan bakunya pun juga amat mudah didapatkan di dalam toko terdekat.

Analisa usaha roti isi kelapa

Asumsi
1. Masa pemakaian pada etalase adalah dalam jangka selama 5 tahun
2. Masa pemakaian pada ember adalah dalam jangka selama 4 tahun
3. Masa pemakaian pada baksom adalah dalam jangka selama 4 tahun
4. Masa pemakaian pada mesin mixer adalah dalam jangka selama 5 tahun
5. Masa pemakaian pada oven pemanggang adalah dalam jangka selama 5 tahun
6. Masa pemakaian pada kompor dan tabung gas adalah dalam jangka selama 3.5 tahun
7. Masa pemakaian pada toples adalah dalam jangka selama 3.5 tahun
8. Masa pemakaian pada meja adalah dalam jangka selama 4 tahun
9. Masa pemakaian pada kursi adalah dalam jangka selama 4 tahun
10. Masa pemakaian pada nampan dan serbet adalah dalam jangka selama 2 tahun
11. Masa pemakaian pada peralatan tambahan lain adalah dalam jangka selama 1.5 tahun

A. Biaya investasi
1. Biaya untuk pembelian etalase/gerobak = Rp. 1,319,300
2. Biaya untuk pembelian ember = Rp. 116,900
3. Biaya untuk pembelian baksom = Rp. 125,400
4. Biaya untuk pembelian mesin mixer = Rp. 289,300
5. Biaya untuk pembelian oven pemanggang = Rp. 320,500
6. Biaya untuk pembelian kompor dan tabung gas = Rp. 279,000
7. Biaya untuk pembelian toples = Rp. 108,400
8. Biaya untuk pembelian meja = Rp. 123,600
9. Biaya untuk pembelian kursi = Rp. 119,800
10. Biaya untuk pembelian nampan dan serbet = Rp. 59,400
11. Biaya untuk pembelian peralatan tambahan lain = Rp. 65,100
Jumlah investasi = Rp. 2,926,700

B. Biaya operasional per bulan
1. Biaya untuk penyusutan barang = Rp. 55,003
2. Biaya untuk gaji karyawan = Rp. 700,000
3. Biaya untuk pembelian tepung terigu protein tinggi = Rp. 450,000
4. Biaya untuk pembelian ragi instant = Rp. 150,000
5. Biaya untuk pembelian gula pasir = Rp. 360,000
6. Biaya untuk air es = Rp. 150,000
7. Biaya untuk pembelian tepung terigu protein sedang = Rp. 450,000
8. Biaya untuk pembelian susu bubuk = Rp. 240,000
9. Biaya untuk pembelian telur ayam = Rp. 300,000
10. Biaya untuk pembelian kuning telur = Rp. 150,000
11. Biaya untuk air = Rp. 120,000
12. Biaya untuk pembelian margarine = Rp. 255,000
13. Biaya untuk pembelian garam = Rp. 45,000
14. Biaya untuk pembelian kelapa parut = Rp. 240,000
15. Biaya untuk pembelian daun pandan = Rp. 45,000
16. Biaya untuk pembelian susu cair = Rp. 210,000
17. Biaya untuk sewa tempat = Rp. 465,000
18. Biaya untuk listrik dan air = Rp. 475,500
Total biaya operasional = Rp. 4,805,500

C. Asumsi pendapatan per bulan
= 20 Toples x Rp. 10,000 = Rp. 200,000
= 200,000 x 30 hr = Rp. 6,000,000

D. Keuntungan per bulan
Laba = total pendapatan – total biaya operasional
= Rp. 6,000,000 – 4,805,500 = Rp. 1,194,500

E. Lama balik modal
Total investasi : keuntungan = Rp. 2,926,700 : 1,194,500 = 2 bln

About mr ikbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates