Wednesday , 16 August 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Peluang Bisnis Usaha Wafel Singkong Lipat

Peluang Bisnis Usaha Wafel Singkong Lipat

Peluang Bisnis Usaha Wafel Singkong Lipat

Peluang Bisnis Usaha Wafel Singkong Lipat

Peluang Bisnis Usaha Wafel Singkong Lipat

Peluang Bisnis Usaha Wafel Singkong Lipat – Wafel adalah olahan sejenis roti yang dapat dibuat dengan berbagai macam bahan. Bahan baku wafel sebenarnya bisa terbuat dari tepung namun bila Anda ingin membuat olahan wafel yang unik maka tidak ada salahnya jika Anda bekreasi dengan olahan wafel tersebut. Jika di dalam rumah Anda banyak yang membudidayakan singkong tidak ada salahnya bila Anda mencoba untuk membuat olahan wafel singkong. Wafel singkong terbuat dari bahan baku yaitu tepung terigu yang dipadukan dengan yang namanya singkong yang sudah direbus lalu dihaluskan. Wafel singkong mempunyai tekstur yang lembut dengan cita rasa yang manis. Pastinya akan ada banyak masyarakat yang menggemari olahan wafel singkong. Harga jual singkong yang diolah untuk bisa dijadikan makanan pastinya juga akan lebih tinggi bila dibandingkan dengan singkong yang dijual dengan kondisi mentah. Supaya tampilan wafel singkong semakin terlihat menarik Anda juga bisa melipatnya. Tampilan wafel yang dilipat justru akan bisa semakin menarik. Wafel singkong sebanarnya sudah enak bila dimakan secara langsung namun bagi Anda yang menggemari wafel dengan bahan isian maka dapat menambahkan bahan isian dari daging ayam giling yang sudah dimasak dengan cara ditumis. Penambahan wafel singkong lipat dengan menggunakan bahan isi daging ayam giling semakin dapat membuat olahan wafel singkong semakin nikmat. Untuk bisa membuat wafel singkong lipat Anda bisa membuat di dalam rumah. Pembuatan wafel singkong ini seperti pembuatan wafel pada umumnya dan juga pembuatan bahan isi yang digunakan juga amat mudah karena hanya dibuat dengan cara atau metode ditumis. Bila Anda belum memiliki bisnis usaha dan Anda bisa membuat olahan wafel singkong lipat dengan cita rasa yang enak maka Anda bisa mulai menjalankan peluang bisnis usaha wafel singkong lipat. Bila diperhatikan pastinya belum banyak yang memang menjalankan bisnis usaha wafel singkong lipat karena sajian dari menu wafel singkong lipat masih terbilang baru dan juga belum banyak diketahui oleh masyarakat luas. Oleh sebab itu, kesempatan bisnis usaha wafel singkong lipat ini akan menjadi kesempatan bisnis usaha yang sangat menjanjikan untuk dapat Anda jalani.

Ketika Anda memang ingin mencoba untuk menjalankan bisnis usaha wafel singkong lipat pastinya Anda harus mencari informasi sebanyak mungkin mengenai bisnis usaha wafel singkong lipat. Bila informasi yang diperoleh mengenai bisnis wafel singkong lipat sudah cukup maka Anda dapat menjalankan bisnis usaha wafel singkong lipat dengan amat lancar. Di dalam pencarian informasi pastinya Anda akan mencari beberapa hal penting yang tentunya bisa mendukung kelancaran bisnis usaha wafel singkong lipat. Persiapan hal penting yang diperlukan adalah sebgai berikut :
1. Mencari sebuah lokasi bisnis usaha yang benar – benar strategis.
2. Melihat kondisi persiangan bisnis usaha di lokasi yang memang Anda pilih.
3. Menyediakan sebuah tempat yang benar – benar nyaman.
4. Mempersiapkan kebutuhan mengenai bahan dan juga peralatan yang digunakan.
5. Membuat wafel singkong lipat dengan amat cepat.
6. Memperhatikan dari segi penyajian.
7. Membuat wafel singkong lipat yang benar – benar lezat dan enak.

Analisa usaha wafel singkong lipat

A. Biaya investasi
1. Biaya untuk pembelian etalase = Rp. 1,250,000
2. Biaya untuk pembelian kompor dan gas = Rp. 300,000
3. Biaya untuk pembelian wajan = Rp. 100,000
4. Biaya untuk pembelian penggoreng = Rp. 25,000
5. Biaya untuk pembelian panci = Rp. 100,000
6. Biaya untuk pembelian pengaduk = Rp. 25,000
7. Biaya untuk pembelian wadah = Rp. 70,000
8. Biaya untuk pembelian blender = Rp. 300,000
9. Biaya untuk pembelian cetakan wafel = Rp. 500,000
10. Biaya untuk pembelian piring = Rp. 180,000
11. Biaya untuk pembelian sendok = Rp. 65,000
12. Biaya untuk pembelian garpu = Rp. 65,000
13. Biaya untuk pembelian pisau = Rp. 50,000
14. Biaya untuk pembelian meja dan kursi = Rp. 1,250,000
15. Biaya untuk pembelian peralatan tambahan = Rp. 75,000
Jumlah ivestasi = Rp. 4,355,000

B. Biaya operasional per bulan
1. Biaya penyusutan barang = Rp. 81,500
2. Biaya untuk pembelian ingkong = Rp. 450,000
3. Biaya untuk pembelian tepung terigu = Rp. 300,000
4. Biaya untuk pembelian baking powder = Rp. 150,000
5. Biaya untuk pembelian gula pasir = Rp. 240,000
6. Biaya untuk pembelian susu cair = Rp. 150,000
7. Biaya untuk pembelian telur = Rp. 300,000
8. Biaya untuk pembelian margarine = Rp. 300,000
9. Biaya untuk pembelian garam = Rp. 30,000
10. Biaya untuk pembelian ayam giling = Rp. 900,000
11. Biaya untuk pembelian tomat = Rp. 300,000
12. Biaya untuk pembelian bawang putih = Rp. 210,000
13. Biaya untuk pembelian bawang bombay = Rp. 210,000
14. Biaya untuk pembelian saus tomat = Rp. 300,000
15. Biaya untuk pembelian merica bubuk = Rp. 90,000
16. Biaya untuk air = Rp. 150,000
17. Biaya untuk pembelian origano = Rp. 300,000
18. Biaya untuk pembelian minyak goreng = Rp. 450,000
19. Total biaya operasional = Rp. 4,911,500

C. Asumsi pendapatan per bulan
Penjualan rata – rata = 20 Porsi x Rp. 12,000 = Rp. 240,000
= Rp. 240,000 x 30 hr = Rp. 7,200,000

D. Keuntungan per bulan
Laba = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
= Rp. 7,200,000 – 4,911,500 = Rp. 2,288,500

About mr ikbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates