Tuesday , 24 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Tips Mengatasi Disfungsi Seksual secara Medis

Tips Mengatasi Disfungsi Seksual secara Medis

Tips Mengatasi Disfungsi Seksual secara Medis

Tips Mengatasi Disfungsi Seksual secara Medis

Tips Mengatasi Disfungsi Seksual secara Medis

Tips Mengatasi Disfungsi Seksual secara Medis – Disfungsi seksual merupakan tidak berfungsinya suatu alat kelamin pada laki-laki maupun pada wanita dengan normal. Hal ini diakibatkan oleh kegagalan ereksi terhadap laki – laki, serta kesulitan orgasme pada seorang wanita. Faktor penyebab umumnya yakni karena pengalaman mereka, akibat prustasi, rasa bersalah akibat gagal, akibat kehilangan harga diri, serta karena masalah emosional bersama pasangan seksual. Semua itu merupakan efek psikologis yang terjadi sebagai penyebab dari disfungsi seksual.Tips untuk mengatasi masalah disfungsi seksual dengan upaya pengobatan secara medis, pengobatan medis, diantaranya:
1. Penggunaan obat jenis tadafil, sildenafil, dan vardenafil
Tiga jenis obat tersebut (tadafil, sildenafil dan verdenafil) dapat memperbaiki aliran darah di daerah penis supaya ereksi dapat ditingkatkan sehingga menjadi lebih baik. Obat bisa dikonsumsi dengan bentuk oral, akan tetapi harus tetat disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dokter sebab penggunaan dengan sembarangan ataupun secara berlebihan ataupun tidak sesuai dengan keadaan tubuh bisa menyebabkan reaksi negatif terhadap suatu jaringan, seperti akan mengalami sakit kepala, akan timbul pembengkakan di daerah wajah serta akan berwarna kemerahan, akan mengalami gangguan terhadap fungsi retina yang berkaitan dengan menurunya kualitas penglihatan serta dapat mengalami masalah gangguan pada perut seperti mual, perut terasa perih dan lain sebagainya.

2. Penggunaan obat jenis Phentolamine, Yohimbine dan Testosteron
Penggunaan 3 jenis obat tersebut (phentolamine, yohimbine dan testosteron) bisa diberikan dengan melalui injeksi pada bagian penis agar dapat membebaskan aliran darah pada arteri dari kondisi penyumbatan, bagi pria yang tidak menyukai konsumsi obat oral dengan demikian solusi injeksi merupakan upaya yang terbaik. Atau dokter dapat memberikan obat supositoria yang bisa dimasukkan ke dalam penis dengan melalui saluran kencing yang prosedur dilakukan oleh pihak medis. Penggunaan obat yang tidak sesuai dengan prosedur bisa mengakibatkan timbulya efek samping yang berupa penis akan terasa panas seperti rasa terbakar.

3. Penggunaan obat alprostadil
Dokter dapat menganjurkan penggunaan injeksi dengan jenis obat alprostadil ataupun dari campuran antara jenis obat alprostadil dengan jenis obat papaverine serta phentolamine ke dalam bagian batang penis dengan berhati – hati. Tujuan dari penyuntikkan ini agar dapat melakukan ereksi yang lebih lama serta aliran darah di sekitar penis menjadi semakin lancar.

4. Penggunaan krim topical
Penggunaan krim topical secara khusus yang diformulasikan agar dapat mengatasi ejakulasi dini atau mencegah disfungsi seksual akan tetapi harus sesuai dengan anjuran dari dokter yang terkait, Anjuran dokter dapat diberikan sesudah pasien selesai dalam melakukan serangkaian pemeriksaan.

5. Penggunaan alat vakuum (Cock ring)
Cock ring merupaan alat vakum yang mempunyai karakter rupa seperti halnya pita serta cincin dengan berbahan dasar berasal dari titanium, dari bahan kulit yang elaktis ataupun dari bahan karet yang halus. Semua dapat dipilih serta dapat disesuaikan dengan tingkat kenyamanan pada setiap individu. Alat tersebut bisa langsung dimasukan ke area pangkal penis supaya aliran darah bisa dikendalikan sehingga menjadi lebih baik.

6. Tindakan operasi
Pada pasien yang mengalami disfungsi seksual yang tidak kunjung sembuh ataupun kondisinya semakin buruk sesudah menjalani berbagai jenis proses pengobatan dengan demikian dokter dapat mengambil upaya tindakan terakhir yang berupa penggunaan alat untuk perangsang ereksi yang dapat ditanam dengan melalui operasi yakni di area penis. Misalnya sepanjang tangkai alat perangsang ereksi dapat dimasukkan di masing – masing korpus cavernos supaya zakar dapat menegang dengan jangka waktu yang panjang. Keadaan ini dapat ditujukan agar dapat memperbaiki ejakulasi supaya tidak terjadis terlalu dini.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates