Thursday , 22 June 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » 6 Jenis Penyakit Kulit Yang Sering Dialami Orang Indonesia

6 Jenis Penyakit Kulit Yang Sering Dialami Orang Indonesia

6 Jenis Penyakit Kulit Yang Sering Dialami Orang Indonesia

6 Jenis Penyakit Kulit Yang Sering Dialami Orang Indonesia

6 Jenis Penyakit Kulit Yang Sering Dialami Orang Indonesia

6 Jenis Penyakit Kulit Yang Sering Dialami Orang Indonesia – Seperti yang kita tahu bahwa kulit merupakan salah satu organ vital pada manusia yang mempunyai peran penting. Salah satunya ialah untuk melindungi organ tubuh dari dunia luar. Selain itu masih banyak peran kulit yang lainnya, termasuk fungsi estetika penunjang penampilan. Maka tidaklah mengherankan jika para kaum hawa khususnya, rela mengeluarkan biaya yang lumayan besar hanya agar kulitnya selalu tampak sehat, cantik dan menarik.

Untuk itu, sebaiknya anda juga harus tahu tentang beberapa macam penyakit yang sering menyerang kulit. Hal ini diharapkan bisa membuat anda lebih waspada dan dapat melakukan langkah-langkah pencegahan agar terhindar dari berbagai penyakit kulit. Umumnya penyakit kulit disebabkan karena buruknya pola kebersihan diri ( personal hygiene ), sehingga kuman maupun jamur penyebab penyakit kulit akan dengan mudah masuk dan menyebabkan macam-macam gangguan pada kulit.

Berikut ini adalah 6 Jenis Penyakit Kulit Yang Sering Dialami Orang Indonesia, dan disertai dengan penjelasan sederhana meliputi, tanda dan gejala dan cara pencegahan. Mari kita simak.

1. Kudis / Scabies
Yang mesti anda cermati dari penyakit kudis ialah gejalanya. Seperti timbulnya gatal yang sangat hebat di waktu malam (gejala khas). Biasanya menyerang daerah lipatan seperti sela-sela jari, di bawah ketiak, sekitar kulit alat kelamin, sekeliling siku, dan permukaan depan pergelangan tangan. Penyakit ini sangat mudah menular baik secara langsung maupun tidak langsung (misalnya melalui penggunaan bersama pada handuk, baju, dan lain-lain). Menjaga kebersihan diri yang baik akan menghindarkan kita dari penyakit kudis. Dan hindari menggunakan handuk atau pakaian orang yang menderita penyakit ini.

2.  Eksim / Ekzema
Gejala khas dari penyakit ini adalah kulit akan tampak berwarna kemerah-merahan, bersisik, pecah-pecah, dan terasa gatal terlebih saat malam hari. Selanjutnya akan timbul gelembung-gelembung kecil yang dapat berisi air ataupun nanah ( pus ). Tampak bengkak, melepuh, berwarna merah, terlampau gatal dan terasa panas. Penyakit ini bisa disebabkan oleh alergi terhadap bahan kimia, atau alergi terhadap makanan laut ( seafood ), alkohol, vetsin dan banyak lagi. Menghindari faktor-faktor alergen bisa mencegah kemungkinan timbulnya penyakit ini.

3. Kurap
Penyakit kurap murni dapat disebabkan oleh jamur. Ini terjadi karena kekurangan personal hygiene seseorang. Dan gejala spesifik dari kurap ialah kulit tampak lebih tebal dari biasanya dan timbul lingkaran-lingkaran, bersisik, lembab, dan sangat gatal. Gejala selanjutnya bisa timbul bercak-bercak keputihan.

4. Bisul / Furunkel
Penyakit kulit yang satu ini disebabkan karena terpaparnya kulit dengan bakteri stafilokokkus aureus melalui folikel rambut, kelenjar keringat, kelenjar minyak yang akan menyebabkan infeksi lokal pada kulit. Faktor penyebab risiko terjadinya dari penyakit kulit bisul adalah kebersihan perseorangan yang buruk, penyumbatan pori-pori oleh pemakaian bahan kimia kosmetika.

5. Ketombe / Seboroid
Penyakit ini sangat erat kaitannya dengan aktivitas kelenjar sebasea di kulit kepala. Penyakit ini dikenal dengan istilah ketombe. Gejala penyakit ini ialah, kulit kepala bersisik, berminyak, merah, dan agak berbau tidak sedap. Ketombe juga dapat mengakibatkan rambut menjadi tidak sehat dan mengalami kerontokan hingga akhirnya kebotakan. Dan yang paling penting mengakibatkan Anda tidak bisa tampil percaya diri.

6. Panu
Panu juga merupakan salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur. Panu ini yang biasanya ditandai dengan adanya bercak yang muncul pada kulit dan disertai dengan rasa gatal di waktu Anda berkeringat. Bercak tersebut biasanya berwarna putih, coklat atau merah. Semua tergantung dengan jenis warna kulit penderitanya. Cara mencegah penyakit ini cukup mudah, hanya dengan selalu menjaga kebersihan tubuh, dan jangan pernah menggunakan pakaian atau handuk penderita penyakit panu, karena akan menambah kemungkinan menular. Daun sirih yang dicampur kapur sirih biasanya cukup efektif untuk mengobati panu dengan cara dioleskan pada kulit yang terkena panu.

Inilah 6 jenis penyakit kulit yang biasa diderita masyarakat Indonesia. Kita harus konsisten menjaga kebersihan tubuh. Karena salah atau malas sekali saja akan berakibat fatal. Terutama jika kita dekat dengan orang yang menderita penyakit kulit. Atau jangan-jangan andapun salah satu penderitanya?.

About Fajar33

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates