Wednesday , 28 June 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Faktor Penyebab Emfisema Paru – paru

Faktor Penyebab Emfisema Paru – paru

Faktor Penyebab Emfisema Paru – paru

Faktor Penyebab Emfisema Paru - paru

Faktor Penyebab Emfisema Paru – paru

Faktor Penyebab Emfisema Paru – paru – Emfisema adalah suatu gejala ataupun suatu kondisi dimana mengalami sesak nafas dengan berlebihan serta dengan terus – menerus. Terutama pada saat sedang melakukan suatu pekerjaan atau melakukan aktivitas yang memerlukan tenaga besar, yang dapat disertai dengan timbulnya rasa letih serta menjadi tidak bersemangat.

Emfisema mempunyai berbagai jenis gejala yang akan timbul. Gejala utama dari kondisi emfisema akan mengalami kondisi dimana akan terjadi suatu penyempitan terhadap saluran pernafasan serta saluran udara,. Selain mengalami penyempitan terhadap saluran nafas, kondisi emfisema juga bisa menyebabkan beberapa tanda dan gejala – gejala yang lainya diantaranya:

1. Penyebab dada mengalami sesak nafas pada saat melakukan kegiatan yang berat (sama seperti gejala yang mengalami asma)
2. Mempunyai gejala yang mirip dengan tanda dan gejala bronkitis kronis
3. Nafas yang mengalami terengah – engah disertai bunyi ngik-ngik pada saat bernapas
4.       Dada akan berbentuk seperti tong
5.       Timbulnya penonjolan di bagian otot leher
6.       Penderita yang sudah parah biasanya akan disertai posisi tubuh yang mengalami bungkuk dan tidak wajar
7.       Nafsu makan akan menurun drastis
8.       Akan disertai dengan menurunya berat badan secara signifikan
9.       Timbulnya penyebab batuk yang menahun serta tidak kunjung sembuh walaupun sudah diberikan berbagai jenis obat batuk.

Berikut ini merupakan beberapa faktor penyebab dari terjadinya emfisema paru-paru diantaranya:
1. Bronkhitis Kronis
Penyebab yang pertama terjadinya gejala penyakit emfisema yakni karena mengalami penyakit bronkitis kronis. Bronkitis kronis adalah suatu keadaan dimana saluran pernafasan serta paru – paru yang mengalami gangguan, dimana penderitanya akan mengalami kesulitan untuk bernafas. Hal ini diakibatkan oleh berbagai jenis misalnya akibat alergi terhadap adanya debu serta karena kebiasaan merokok.

2. Kebiasaan merokok
Merokok adalah kebiasaan buruk yang akan mengundang berbagai jenis penyakit, seperti penyakit kanker dan tumor. Dimana akan berdampak buruk terhadap kesehatan pernapasan, yang bisa mengakibatkan TBC, Bronkhitis, serta emfisema. Kebiasaan merokok dengan berlebihan dapat mengakibatkan mengalami gangguan terhadap paru – paru. Kemungkinan bisa mengakibatkan terjadinya penyempitan terhadap saluran pernapasan. Beberapa keadaan mengakibatkan kantong udara di paru-paru akan menjadi menggelembung, sebagai faktor penyebab emfisema pada paru – paru.

3. Perokok pasif dan menghirup debu
Seseorang dengan perokok pasif yang menerima asap rokok dari perokok pasif, akan mengalami gejala yang sama bahkan lebih buruk dibandingkan dengan perokok yang aktif. Perokok pasif juga dapat meningkatkan potensi untuk mengalami gangguan terhadap emfisema paru-paru.

4. Faktor Usia
Faktor lainnya yang bisa mengakibatkan terjadinya gangguan emfisema pada paru-paru dalam tubuh yakni karena faktor usia. Dimana semakin tua usia, sehingga fungsi pada organ – organ tubuh dapat menjadi berkurang, begitu juga dengan keadaan paru – paru. Beberapa penyakit lainnya yang akan memperngaruhi usia diantaranya :
a.       katarak
b.      osteoporosis
c.       asam urat
d.      diabetes

5. Pola hidup yang tidak sehat
Faktor terakhir yang bisa mengakibatkan munculnya penyakit emfisema paru-paru ini yakni karena gaya hidup yang tidak sehat dalam kehidupan sehari – hari. Hal ini bisa mengakibatkan timbulnya gangguan terhadap organ paru – paru, misalnya asma, TBC serta salah satunya yakni timbulnya gangguan emfisema paru – paru.

Berikut ini merupakan beberapa komplikasi yang akan terjadi jika tidak menangani emfisema paru-paru secara baik diantaranya:
1.       Dapat mengakibatkan infeksi terhadap saluran pernapasan
2.       Menurunkan imunitas atau daya tahan tubuh
3.       Menyebabkan tubuh akan menjadi sulit beraktivitas
4.       Mengalami kerusakan terhadap organ paru-paru
5.       Dapat mengakibatkan peradangan kronis di saluran pernapasan
6.       Asupan oksigen kan menurun, yang dapat membuat organ-organ yang tubuh lainnya akan menjadi kekurangan oksigen

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates