Wednesday , 28 June 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Tipe dan Gejala Endoftalmitis

Tipe dan Gejala Endoftalmitis

Tipe dan Gejala Endoftalmitis

Tipe dan Gejala Endoftalmitis

Tipe dan Gejala Endoftalmitis

Tipe dan Gejala Endoftalmitis – Endoftalmitis merupakan suatu peradangan pada jaringan mata di bagian dalam sebagai akibat infeksi berat dimana keadaan tersebut bisa menimpa orang tua ataupun usia muda. Di dalam dunia medis kondisi endoftalmitis merupakan suatu penyakit mata yang berbahaya serta harus segera memperoleh perawatan dengan intensif supaya pasien tidak mengalami kehilangan penglihatnnya. Terdapat dua tipe endoftalmitis yang mana keduanya mempunyai pengaruh buruk yang sama terhadap mata akan tetapi untuk penanganan medisnya yang relatif berbeda. Tipe tersebut berikut diantaranya:

1. Tipe endoftalmitis endogen
Endoftalmitis endogen akan terjadi akibat bakteri yang masuk ke dalam aliran darah terhadap organ tubuh yang lain yang akan masuk juga ke dalam aliran darah yang menuju ke bagian jaringan mata. Seseorang yang mengalami riwayat penyakit autoimun pada kenyataannya memiliki faktor komorbidis yang bisa mempengaruhi mereka akan menjadi target paling cepat untuk terinfeksi jamur, virus dan juga bakteri. Keadaan autoimun tersebut yakni pada penderita penyakit diabetes melitus, penyakit kanker darah, kerusakan organ jantung, transplatasi sum – sum tulang belakang, penyakit limfoma, dan lain sebagainya. Pada penderita penyakit Tuberculosis (TBC) yang sudah memasuki stadium lanjut sehingga bakteri asterodes nocardia, dan Mycrobacterium TBC bisa terus melakuakan kerusakan terhadap jaringan sampai dapat mengalir ke aliran darah yang menuju mata.

2. Tipe endoftalmitis eksogen
Endoftalmitis eksogen akan terjadi akibat trauma atau mengalami luka yang mencederai pada bagian bola mata kemudian mengakibatkan infeksi. Biasanya keadaan ini jarang terjadi apabila bukan karena tindakan dokter pada saat pembedahan mata yang mengalami kesalahan prosedur. Masuknya jamur dengan jenis asperagilles serta sppesies penicillum yang akan berkembang sesudah melakukan operasi selesai. Bakteri yang aktif akan menyerang jaringan mata sebagai akibat luka yang tembus setelah operasi. Masalah konjungtiva yang dapat diakibatkan oleh penggunaan alat – alat pembedahan yang sudah terkontaminasi oleh bakteri yakni jenis staphylococcus epidermides yang melalui tangan.

Berikut merupakan gejala dari kondisi endoftalmitis, diantaranya:

1. Kelopak mata akan mengalami merah serta akan mengalami pembengkakan yang terkadang dapat terasa nyeri.

2. Mata akan sulit untuk terbuka dengan normal atau sclera, apabila dipaksakan sehingga yang dapat terjadi adalah rasa sakit di bagian mata

3. Pada bola mata serta sekitarnya akan berwarna kemerahan, kornea akan nampak keruh ataupun bilik mata depan akan terlihat kotor

4. Kualitas ke tajaman untuk melihat benda dengan jarak jauh ataupun dekat dapat menjadi berkurang

5. Mengalami penurunan terhadap keseimbangan tubuh seperti pada saat sedang berjalan tubuh akan mengalami kesulitan dalam bergerak secara normal

6. Mengalami kemunduran dalam berkonsentrasi serta menjadi tidak fokus terhadap apa yang sudah menjadi objek yang akan dilihat

7. Mata akan menjadi lebih sensitif serta silau terhadap paparan cahaya, sinar lampu atau terhadap bias sinar yang berasal dari matahari yang menerpa kaca ataupun jalan aspal (fotobia).

8. Terdapat seperti adanya kantung yang berisi cairan putih dengan bergerombol di depan iris mata dengan demikian tampilan mata akan menjadi keruh serta menjadi tidak bercahaya (dimana kondisi ini disebut dengan Hipopion)

9. Akan mengalami sakit kepala yang timbul tenggelam sebagai akibat aliran darah di daerah jaringan kepala yang mengalami hambatan sebagai akibat adanya pergerakan bakteri tertentu yang berasal dari dalam jaringan mata.

10. Pembuluh darah di sekitar mata akan mengalami pembengkakan dengan demikian mata akan terlihat bengkak, tampak sembab serta akan menonjol kemerahan, kondisi ini akan muncul akibat adanya pelebaran di bagian bola mata.

11. Pada saat sakit kepala serta pembuluh darah di area mata mengalami pembengkakan sehingga rasa nyerinya dapat menyebar ke seluruh jaringan tubuh serta mengakibatkan munculnya demam.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates