Wednesday , 16 August 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Seputar Kondisi Bell’s Palsy

Seputar Kondisi Bell’s Palsy

Seputar Kondisi Bell’s Palsy

Seputar Kondisi Bell’s Palsy

Seputar Kondisi Bell’s Palsy

Seputar Kondisi Bell’s Palsy – Bell’s palsy merupakan suatu kondisi dimana salah satu pada sisi wajah yang mengalami kelumpuhan otot akan tetapi dapat dengan mudah disembuhkan atau dapat sembuh dengan sendirinya. Bell’S palsy adalah kelainan yang dapat terjadi di bagian saraf – saraf yang mengakibatkan hilangnya kemampuan dalam mengontrol impuls motorik yang terdapat di otot sebab adanya hambatan dengan bentuk pembengkakan. Keadaan ini pada umumnya diakibatkan oleh adanya serangan virus atau akibat bakteri.

Bell’s palsy bisa terjadi dengan tiba – tiba menyerang pada pria ataupun wanita serta akan berangsur – angsur hilang dengan sendiri sesudah beberapa hari kemudian. Adapun faktor penyebabnya dianaranya:
1. Wanita hamil
Wanita hamil akan rentan mengalami kelumpuhan otot di bagian salah satu sisi wajah, namun kondisi ini bersifat sementara dan dapat sembuh dengan sendirinya pada saat bayi dilahirkan.

2. Setelah melahirkan
Bell’s palsy dapat terjadi dengan mendadak sesudah masa persalinan  yang diakibatkan karena kondisi hipertensi. Ibu yang melahirkan akan mengalami hipertensi sebagai akibat tekanan psikologis yang berhubungan dengan rasa cemas serta rasa panik beberapa hari sebelum serta pada saat masa persalinan tiba.

3. Diabetes
Peningkatan gula darah dengan kadar yang berlebihan merupakan sumber terjadinya penyumbatan aliran darah serta menyebabkan ketidakstabilan fungsi otot – otot tubuh termasuk terhadap otot wajah. Pada saat otot wajah sedang mengalami kelemahan sebagai akibat adanya serangan virus ataupun bakteri sehingga penyakit diabetes dapat memperparah kinerja pada otot yang sebetulnya sudah melemah.

4. Penderita HIV
HIV merupakan suatu penyakit yang akan menyerang sistem kekebalan tubuh manusia serta bisa melemahkan otot di seluruh tubuh dengan demikian akan rentan mengalami kelainaan fungsi otot, termasuk pada otot wajah. Penderita HIV banyak yang mengalami kondisi bell’s palsy sebab virus AIDS akan sangat kuat menyerang bagian otot bahkan bagian saraf  – saraf vital yang terdapat dalam tubuh sampai fungsinya akan semakin menurun.

5. Karena faktor Gen
Seseorang yang mempunyai riwayat keturunan menderita bell’s palsy dapat dengan mudah mengalami penyakit yang sama. Sifat dari keturunan atau genetika akan sangat menentukan apakah kondisi bell’A palsy akan mudah terbentuk atau tidak . Faktor keturunan akan beresiko besar mengalami bell’s palsy apabila mempunyai kebiasaan buruk dengan jangka waktu yang panjang seperti mengendarai motor tanpa menggunakan pakaian tebal atau pelindung mulut dimana udara dan juga angin akan mudah menimbulkan gejala Bell’S palsy.

Pada saat saraf – saraf yang berperan untuk mengatur fungsi otot – otot pada wajah yang mengalami iritasiomaka maka yang terjadi yakni kelemahan otot. Keadaan ini akan terjadi akibat adanya serangan dari beberapa virus serta bakteri tertentu, sebagai berikut:
1. Herpes simpleks
Virus herpes seringkali terjadi sebagai akibat seseorang tidak menjaga kebersihan organ reproduksinya atau hubungan sksual yang tidak aman.

2. Varicella-zoster
Varicella-zoster merupakan jenis virus sebagai faktor penyebab penyakit cacar air serta cacar api dengan gejala timbulnya gelembung – gelembung yang beisi cairan pada permukaan kulit yang akan terasa gatal serta dapat pecah jika mengalami gesekan kuat.

3. Epstein barr
Virus epstein barr adalah virus yang disebut dengan demam kelenjar sebab pada awalnya akan menyerang keseimbangan tubuh dengan demikian tubuh akan cepat kelelahan, limpa dan juga hati akan ikut membesar, tenggorokan sakit akibat peradangan dan timbulnya ruam – ruam yang akan meluas ke arah bagian wajah.

4. Cytomegalovirus
Cytomegalovirus adalah virus yang dapat menimbulkan gejala seperti flu, demam ringan, menimbulkan sakit tenggorokan serta masuk angin.

5. Penyakit sifilis
Penyakit sifilis akan menyerang kelamin pada pria atau wanita yang diakibatkan oleh bakteri spirochaeta pellida.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates